SEMBILU.COM, MUARA SABAK – Sempat digadang gadang menjadi pundi pendapatan Kabupaten, kondisi Gedung Nasional Kecamatan Muara Sabak Timur Tanjabtim kian miris. Selasa (10/2/2026)
Gedung Nasional yang berada di Kelurahan Muara Sabak Ilir, Kecamatan Muara Sabak Timur Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Kondisinya kini kian memprihatinkan.

Aset Pemerintah Kecamatan tersebut, sempat digadang gadang menjadi sektor penyumbang PAD strategis dari jasa sewa gedung.
Pada penghujung tahun 2019 lalu, Gedung Nasional yang diresmikan pada tahun 1965 tersebut sempat mendapatkan perbaikan rehab dari Pemerintah Kabupaten.
Usai perbaikan lebih kurang Lima tahun berjalan, penggunaan gedung tersebut tidak sesuai dengan harapan. Mirisnya kondisi gedung tersebut saat ini menyedihkan.
Pantauan tim Sembilu.com di lapangan, halaman gedung terlihat ditutupi rumput liar dan sampah. Diperparah pada bagian dalam gedung menampilkan sisi kesan suram.
Plafon terlihat belobang, dan puing puingnya memenuhi lantai gedung. Menggambarkan gedung tersebut tidak lagi pernah digunakan dan kian ditinggalkan.

Alim warga sekitar menuturkan, sejak selesai direhab beberapa tahun lalu memang gedung ini terlihat megah dan bagus.
Namun pemanfaatannya juga dapat dihitung, meski ada beberapa momen digunakan untuk acara baik itu pernikahan, ataupun kegiatan Pemerintah.
“Biasanya gedung itu digunakan untuk Musrembang Kecamatan,” ujarnya.
Warga juga menyayangkan, kondisi bangunan tersebut kian memprihatinkan karena minimnya perawatan dan pemeliharaan.
“Seandainya rutin dilakukan pemeliharaan tentu kondisi gedung itu tidak akan separah sekarang,” tuturnya.
“Kemana anggaran perawatan itu,” tandanya.Pemerintah sempat menaruh harapan besar dari pemanfaatan gedung tersebut pasca direhab, terutama dari sektor jasa sewa gedung pernikahan, dan acar acara tertentu dengan sistim sewaa. (rr)

















